Untuk sebuah nama yang tak bisa kusebutkan….

Untuk sebuah nama yang tak bisa kusebutkan…Apa gunanya rindu yang setiap hari kau kirimi kepadaku, kalau kau pernah bilang: “Aku bukan bagian darimu lagi, Maharani.”
Aku rindu dan kau berabu pada jalan yang semakin jauh bahkan tidak pernah kulewati.

Untuk sebuah nama yang tak bisa kusebutkan…
Berulang kali sudah aku menata hati ini setelah kau buat segalanya tak berbentuk, tapi kenapa setiap kali aku hampir selesai mengerjakannya, kau datang: “Maharani, bagaimana kabarmu?.”
Singkat buatmu, tapi menyayat dan kemabli melukaiku.

Untuk sebuah nama yang tak bisa kusebutkan…
Kenapa hari ini tidak kulihat kau disini, padahal tadi malam kita masih berbincang hangat dalam tidurku, “Maharani, besok pukul 8. Aku tunggu kau ditaman kota.”
Ini omonganmu yang kesekian kali, yang tidak dapat kuliat realitanya.

Untuk sebuah nama yang tak bisa kusebutkan…
Aku tetap Maharani yang menunggumu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s