Sajak Pedih~

Kau pernah menjadi satu-satunya yg aku agungkan..
Sampai aku lupa, aku tidak lagi memberi jarak pada fikiran dan perasaan..
Aku pernah bahagia dan sakit karena mu, kekasih hati yang mati krna dusta.
Aku pernah hampir mati saat aku sadar: kenyataan tidak sepaham dengan angan dan mimpiku.

Pada satu dua puisi yang pernah ku cipta di awal kasih kemarin..
Kau adalah satu-satu pemegang peranan tokoh terpuji didalamnya.
Sampai aku harus mengerti, hidup tidak seindah puisi-puisi ciptaanku.
Ada Tuhan, yang mempunyai cerita lebih sadis bahkan dari film kematian yg pernah ku tonton.

Hari ini…
Aku menanggalkamu dari hati yg kau tinggalkan ini..
Aku beterimakasih atas kisah kasih kita yg paling mengharubiru sepanjang sejarah hidupku.
Maafkan aku, aku haru meludahi semua kata manis yg ku buat sendiri untukmu.
Kau yang tak lagi pantas ku cinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s